DASAR HUKUM MUDHARABAH

  • vista firdasari vistafirdasari stis

Abstract

Mudharabah dalam prinsipnya bagi hasil berdasarkan pengelolaan usahanya dengan filosofi utama kemitraan dan kebersamaan (sharing), dimana di dalamnya terdapat unsur-unsur kepercayaan (amanah), kejujuran dan kesepakatan. Sistem mudharabah sudah diatur dalam al qur’an, al hadist, ijma’, qiyas dan beberapa mazhab yang memperbolehkan mudharabah. Dalam sistem Mudharabah, pembiayaan yang diberikan harus jelas jumlah nominalnya. Beberapa faktor yang mampu merupah sistem mudharabah diantaranya perubahan sosial dan perkembangan zaman yang lambat laun mampu merubah sistem berdagang masyarakat. Tulisan ini memaparkan tentang peran penting sistem pembiayaan mudharabah dalam menyikapi perubahan dan dinamika sosial yang terjadi dalam transaksi perbankan syari’ah. Pemaparan tulisan ini didasarkan pada analisis dari data pustaka dengan model deskriptif. Dari hasil pembahasan dapat diperoleh kesimpulan bahwa pada dasarnya mudharabah mempunyai keistimewaan dibanding akad-akad lainnya yang dikenal dalam Islam. Dalam sistem Mudharabah, pembiayaan yang diberikan harus jelas jumlah nominalnya. Kerjasama para pihak dengan sistem bagi hasil ini harus jalan secara transparan dan adil. Nilai positif lain yang terkandung dalam akad mudharabah adalah persamaan yang adil di antara pemilik modal dan pengelola, serta adanya tanggung jawab yang berani dalam memikul risiko

Published
2020-08-10
How to Cite
VISTAFIRDASARI, vista firdasari. DASAR HUKUM MUDHARABAH. Al-Wathan: Jurnal Ilmu Syariah, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 12-22, aug. 2020. ISSN 2722-192X. Available at: <https://jurnal.stisda.ac.id/index.php/wathan/article/view/10>. Date accessed: 24 july 2024.