IMPLIKASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP PERKEMBANGAN PERBANKAN SYARIAH

  • Imam Asrofi STIES Darul Huda Mesuji Lampung

Abstract

Perkembangan perbankan Syariah di Indonesia yang semakin menggembirakan, maka perlu untuk dipahami segala hal yang berkaitan dengan Perbankan Syariah di Indonesia. Ditengah-tengah krisis keuangan global yang melanda dunia, lembaga keuangan syariah tetap stabil dan memberikan keuntungan, kenyamanan serta keamanan bagi para pemegang sahamnya, pemegang surat berharga, para nasabah pembiayaan dan para nasabah penyimpan dana di bank-bank syariah. Karakteristik sistem perbankan syariah yang beroperasi berdasarkan prinsip bagi hasil memberikan alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan bagi masyarakat dan bank.Tujuan tulisan ini adalah untuk menganalisis bagaimana implikasi kebijakan pemerintah terhadap perkembangan perbankan syari’ah. Hasil analisis menunjukkan bahwa perkembangan praktik perbankan syariah di Indonesia dari berbagai aspeknya telah menunjukkan catatan pertumbuhan, baik dari sisi jumlah Bank Umum Syariah, jumlah Unit Usaha Syariah, jumlah BPRS beserta dengan jaringan kantornya, jumlah DPK dan jumlah pembiayaan yang disalurkan, serta jumlah asset yang Cukup menggembirakan. Namun perkembangan tersebut tidak luput dari berbagai faktor pendukung dan tantangan di atas. Hal itu menunjukkan bahwa upaya keras dari seluruh stake holders industri keuangan syariah sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan bank syariah di Indonesia.

Published
2021-12-31
How to Cite
ASROFI, Imam. IMPLIKASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP PERKEMBANGAN PERBANKAN SYARIAH. Al-Wathan: Jurnal Ilmu Syariah, [S.l.], v. 2, n. 02, p. 1-14, dec. 2021. ISSN 2722-192X. Available at: <http://jurnal.stisda.ac.id/index.php/wathan/article/view/28>. Date accessed: 22 jan. 2022.
Section
Articles